Awal mula film ini menampilkan upaya pembersihan truk agar terbebas
virus yang berasal dari kebocoran perusahaan. Hingga selesai pembersihan
dan diperjalanan, truk menabrak dan menggilas rusa. Anehnya saat truk
menjauh, rusa kembali hidup dengan bola mata putih.
***
Menceritakan
tentang pasca perceraian Seok-woo dengan istrinya. Mengakibatkan Soo-an
merasa kesepian meski diasuh oleh ibu Seok-woo. Di hari ulang tahunnya,
Seok-woo selalu berjanji pada Soo-an dan melimpahkannya hadiah canggih.
Hingga suatu hari, Soo-an meminta ke Busan dan dengan berat hati
Seok-woo melakukannya. Meninggalkan pekerjaan sementara waktu.
Konflik
pun dimulai saat perjalanan menuju Busan. Soo-an sudah merasa aneh
sejak kereta mulai bergerak berjalan. Tidak butuh waktu lama, penularan
virus zombie pun dimulai. Hingga hampir 60% penumpang kereta terinfeksi
dan menurut pusat KTX, kereta yang dinaiki akan berhenti di stasiun
Daejeon dan dikabarkan ada pihak militer yang menjemput.
Di luar
dugaan justru semua pihak militer sudah terinfeksi. Disinilah perubahan
sikap Seok-woo yang awalnya egois menjadi baik. Ketika sepasang suami
istri menyelamatkan Soo-an. Untuk membalas kebaikannya, Seok-woo pun
melakukan kebaikan juga. Hingga di akhir film, semua orang melakukan pengorbanan dengan cara masing-masing.
Tapi,
sayangnya kurang sekali penjelasan apa penyebab utama bisa ada
penyebaran virus selain karena kebocoran. Dan bagaimana selamat dari
zombie selain menetap di satu kota. Film ini lebih mengutamakan drama
dibanding aksi. Karena, Korea memang terkenal dengan dramanya yang bikin
menye-menye. At last not least, film ini mengajarkan banyak pelajaran
berharga. Tentang kasih sayang, pengorbanan dan bersifat kemanusiaan
dengan menolong orang lain. Penutup manis, dengan lagu Aloha 'Oe yang
dinyanyikan oleh Soo-an.
Mengingatkan kita bahwa sifat egois manusia lebih sadis dibanding zombie (deadman walking)







